Faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan jamur kuping adalah suhu dan kelembaban udara. Jamur kuping membutuhkan suhu 24°-27° C dengan kelembaban 80-90%. Apabila kondisi dalam kumbung tidak sesuai dengan suhu dan kelembaban tersebut maka diperlakukan perlakuan khusus yaitu pengabutan yang dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan air.
Penyemprotan dapat dilakukan dengan menggunakan selang air, hand sprayer atau bila ingin lebih maksimal bisa menggunakan alat pengkabut air yang bisa menghasilkan semprotan air yang lembut sekali.
![]() |
| Hand Sprayer |
Frekuensi pengabutan dan penyiraman pada lantai kumbung dilakukan menyesuaikan dengan iklim daerah setempat. Pengabutan pada jamur kuping lebih sering dilakukan dibandingkan dengan jamur tiram. Biasanya bila pada kondisi yang sudah sesuai, pngabutan dilakukan sehari sebanyak 2 kali.
Tetapi pada kondisi yang kurang sesuai atau pada musim kemarau atau pada daerah dataran rendah yang panas, pengabutan dilakukan sebanyak 4-5 kali sehari.
Jika pengabutan tidak dilakukan dengan baik, sehingga suhu dan kelembaban tidak optimal, maka pertumbuhan jamur kuping akan terganggu, jamur akan berukuran kecil atau bahkan pinhead ataupun jamur kuping akan mengering karena kekurangan air dan berhenti pertumbuhannya.
Akan tetapi apabila pengabutan dilakukan berlebihan, juga akan berakibat kurang baik. Yaitu jamur kuping akan kelebihan air, sehingga akan cepat busuk dan hancur dan lumer.

Facebook
Twitter
Google+
Rss Feed

0 komentar: