Ads

Tampilkan postingan dengan label Budidaya Jamur Tiram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budidaya Jamur Tiram. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 November 2015

I. PROSES PEMBUATAN BAGLOG

Posted by Unknown at 00.05 0 Comments
Baglog

Pada proses budidaya jamur tiram atau kuping kita menggunakan media serbuk kayu yang dicampur dengan nutrisi dan bahan-bahan pendukung yang akan dimasukkan ke dalam plastik yang dinamakan "baglog".


Proses dan bahan untuk membuat baglog 

1. Bahan-bahan (untuk 250 baglog) :
  • 100 kg serbuk gergaji yang sudah diayak
  • 20 kg bekatul / dedak
  • 1 kg kapur pertanian / dolomit
  • 1 kg gips
  • air secukupnya
* Jenis serbuk kayu yang disarankan adalah berasal dari pohon albasia / sengon, randu, jati, dan meranti. Karena kandungan zat ekstraktifnya lebih rendah dibandingkan dengan jenis pohon lainnya seperti pohon damar, gaharu atau pinus yang mengandung minyak.

Penulis sendiri lebih menyarankan untuk menggunakan serbuk gergaji yang dari pohon Albasia atau Sengon. Dan pada umunya para pembudidaya jamur menggunakan jenis kayu ini.











2. Peralatan yang digunakan :
  • Kantong plastik pp tebal 0,4 (menggunakan mesin press) atau 0,5 (manual) ukuran 18 x 35 (untuk Tiram) dan 20 x 35 (untuk kuping).
  • Kapuk / Kapas
  • Ring dan tutup ring
  • Karet gelang.

Plastik


Kapuk


Tutup Ring


Plastik dan karet utk tutup ring

3. Cara Pembuatan Baglog :

  • Ayak serbuk kayu
  • Campurkan serbuk kayu, bekatul, kapur/dolomit dan gips secara merata, setelah itu tambahkan air sedikit demi sedikit sehingga kadar air menjadi 50% - 70%
  • Kadar air yang sesuai dapat diketahui dengan cara menggenggam media, jika media menggumpal, tak mudah hancur dan tidak meneteskan air berarti kadar air sudah sesuai.
  • Tutup campuran media tersebut dengan menggunakan terpal atau plastik, diamkan selama 2-3 hari agar terfermentasi. Fermentasi berhasil apabila campuran media menjadi panas.
  • Lakukan pengadukan media setiap hari agar proses fermentasi merata dan panas berkurang, lalu tutup lagi dengan terpal.
  • Setelah itu masukkan media ke dalam kantong plastik pp dan padatkan hingga ketinggian mencapai 20 cm atau sesuai selera, lalu beri ring pada ujung plasti, sumpal dengan kapuk, lalu tutup ring dengan tutup ring atau bisa menggunakan plastik lalu dikaret rapat dan kencang.
Bahan-bahan
Campur rata

Menggumpal
Proses fermentasi

Tutup ring
Tutup plastik dikaret rapat

Baglog siap disterilisasi



Video pengisian baglog secara manual








Video cara memasang ring baglog






Selanjutnya: Sterilisasi Baglog >>>











Minggu, 22 November 2015

II. STERILISASI BAGLOG (Perebusan Baglog)

Posted by Unknown at 16.45 0 Comments
Drum Sterilisasi
Sterilisasi adalah proses sterilisasi baglog dari bakteri-bakteri atau jamur-liar yang ada dalam media baglog agar bakteri dan jamur liar tidak tumbuh saat baglog diisi dengan bibit jamur tiram atau kuping.
Dan jika proses sterilisasi tidak dilakukan dengan benar maka baglog kemungkinan besar bisa terkontaminasi atau bisa ditumbuhi jamur lain selain jamur tiram yang bisa mengangganggu pertumbuhan atau bahkan akan merusak pertumbuhan jamur tiram itu sendiri.

Jadi proses sterilisasi ini sangatlah penting bagi keberhasilan pembuatan baglog, dimana proses sterilisasi dilakukan dengan cara merebus atau men steam baglog dengan menggunakan tungku yang bisa dibuat dari drum olie bekas.

Setelah itu baglog dimasukkan ke dalam drum steamer dan drum srteamer harus ditutup rapat. Dan saat proses sterilisasi/perebusan berjalan, usahakan drum ditutup dengan rapat, jangan sampai banyak terjadi kebocoran uap air nya, karena uap dalam drum akan besar tekanannya yang akan membuat proses sterilisasi berhasil dengan baik, apabila semakin banyak kebocoran akan semakin lama proses sterilisasinya karena tekan uap airnya sangat kecil. Dan jika tidak banyak kebocoran uap airnya, maka proses sterilisasi akan semakin besar prosentase keberhasilannya....

Proses sterilisasi harus dilakukan pada suhu minimal 100°C , karena pada suhu tersebut bakteri dan jamur liar akan mati. Dan jika menggunakan tungku steamer sederhana membutuhkan waktu 5-6 jam dihitung setelah suhu mencapai 100°C dan untuk proses sterilisasi baglog jamur kuping waktunya lebih panjang, yaitu 8-10 jam dihitung setelah suhu mencapai 100°C.

Pada proses sterilisasi ini kami penulis menyarankan menggunakan kayu bakaruntuk pembakarannya atau bisa juga menggunakan olie bekas, dan jangan menggunakan bahan bakar LPG karena memakan waktu lebih lama untuk bisa mencapai suhu 100°C.





Berikut contoh-contoh Steamer sederhana yang biasa digunakan :

A. Steamer dengan pembakaran langsung (air berada di dalam tungku/drum steamer):













                           







                 
                         

B. Steamer dengan pembakaran menggunakan boiler:










                       









Contoh baglog yang sudah dimasukkan dalam drum sterilisasi dan siap proses sterilisasi: 



                                   














                                      Video Proses Sterilisasi Baglog





Setelah proses sterilisasi selesai, diamkan steamer semalam untuk menurunkan suhunya,

esoknya tutup drum bisa dibuka dan baglog bisa diturunkan.
Setelah baglog diturunkan maka diamkan dan angin-anginkan baglog supaya dingin terlebih dahulu dan setelah itu siap untuk proses inokulasi (pengisian bibit jamur)




Selanjutnya: INOKULASI (PEMBIBITAN) >>>



















Recent Articles

Total Pageviews

© 2014 Budidaya Jamur.
Powered by Themes24x7 .
back to top